Artikel Islam Pustaka Ibnul Jazari Abu Ismail Muhammad Rijal Lc Dalam syair dikatakan: “sabar memang pahit seperti namanya, namun akibatnya lebih manis dari madu.” Meraih derajat sabar membutuhkan perjuangan, dan untuk mencapainya harus diiringi dengan pengorbanan. Demikianlah sabar, awalnya pahit namun di akhir perjalanan ia akan memetik buah yang sangat indah. Ada satu hakekat yang harus kita ingat untuk kita pancangkan di kedua pelupuk mata. Kita meyakini bahwa “Dunia adalah negeri ujian, dunia adalah negeri amal, bukan negeri kekekalan” Demikianlah dunia, Allah ciptakan kematian dan kehidupan sebagai ujian bagi manusia, hingga tampak siapa diantara mereka yang paling baik amalnya. الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ (Dialah) Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. [Al-Mulk:2]...